Konon, kerajaan Buddha Sriwijaya itu bermula dari Kamboja, dari wangsa Warman (Gunawarman II ?) dari kerajaan Ba-phnom, yang dalam bahasa Sanskerta berarti Syri Syaila, bukit suci. Ketika raja Syri Syaila terusir dari kerajaannya, kemudian mukim di Jawa Tengah, mungkin kawin dengan putri Jawa dan mendirikan kerajaan "Syaila-Indra", dimana bethara Indra adalah sesembahan tertinggi dalam kedewataan. Sesuai hukum sandhi bahasa Sanskerta Syaila-indra menjadi "Syailendra", sedang syai tetap tidak berubah karena "ai" adalah diftong murni dalam bahasa Sanskerta.